Selasa, 2 Februari 2010

KEBUN DAKWAH




Kebun dakwah itu..sentiasa perlu di gembur tanahya oleh murabbi..kebun dakwah itu perlu ditanam dengan benih2 aqidah yang nanti ,akan menunaskan pucuk islam ,iman dan ikhsan..dan ketika itu peranan air amat penting..menyiramkan seluruh ilmu2dan tarbiyah supaya ia terus segar membesar..satu masa satu ketika beralih malam mendatang siang…lalu..pucuk itu bercabah sedikit dikit merai marhalah,dari marhalah taarif kepada marhalah takwin,dan membesar ke marhalah tanfiz..mengeluarkan daunan-daunan amalin dan amaliyat yang segar bugar..mengeluarkan oksigen..amal jamaie dan ijtimaai..besar membesar dan matang… Lalu terhasillah pohon dakwah yang kukuh..yang siap menyumbang manafaat….tapi ia sentiasa perlu diperhati murabbi,di sembur racun muhasabah..takut dimakan atau dirosakkan oleh parasit riyak,hubbun dunyA wa karahah maut,takut dimakan juga oleh serangga-serangga isme-isme dan edologi freemason yang cukup suka memakan dan merosak pohon ini…ia juga perlu sentiasa ditabur baja ilmu,baja taqwa,baja ikhlas,baja istiqamah oleh tangan murabbi sendiri..takut nanti pohon dakwah ini..kontang dan tidak dapat mengeluarkan buah-buah dakwah yang enak lagi ranum…
Pabila masa yang ditentukan…sang murabbi akan terseyum bangga melihat pohon yang disemai dan dijaga akhirnya dapat dituai hasilnya…tersenyum sang murabbi berehat bersandar dipohon dakwahnya yang kukuh itu..dapat berteduh dikala panas mentari mencakar..dan dapat merasa kelazatan enaknya buah pohon dakwah ini…sang murabbi terus memerhati semua pohon-pohonnya…dia kelihatan sedih bilamana melihat ada diantara pohon dakwahnya tidak menghasilkan buah,dan ada juga yang berbuah tapi ,buahnya tidak enak untuk dimakan…sang murabbi terus berfikir formula apalagi yang perlu digunakan ,supaya kesemua pohon-pohonnya menghasilkan buah yang enak…lalu sang murabbi menadah tangan kelangit memohon agar semua pohon-pohonnya berbuah,,,
Berbuah =manafaat yang tersebar…
Jadilah seperti pohon yang berbuah enak…..
Sebuah kebun dakwah….